Pustaka Isa

Pustaka Pribadi Isa Mujahid Islam

khalifatullah

khalifatullah berasal dari dua kata, yaitu khalifah dan Allah. Artinya wakil Allah yang diutus di dunia untuk memberi kabar suka dan kabar peringatan kepada kaumnya.

Khalifatullah Al-Mahdi

Rasulullah saw dalam pernah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah bahwa Al-Mahdi mempunyai gelar Khalifatullah.

Khalifah Abu Bakar Menolak Diberi Gelar khalifatullah

Dalam satu riwayat yang ditulis oleh Ahmad bahwa Hadhrat Abu Bakar memahami bahwa khalifatullah adalah jabatan seorang Nabi atau Rasul. Oleh karena itu, beliau menolaknya. Beliau lebih Rido jika disebut sebagai khalifaturrasul.

Kemenangan Para Nabi

Hadhrat Masih Mau’ud (as) bersabda,

Ini adalah Sunnah Ilahi. Semenjak Dia menciptakan manusia di atas bumi ini, Dia senantiasa memperlihatkan Sunnah Ilahi ini. Yaitu Dia selalu menolong Nabi-nabi-Nya dan Rasul-rasul-Nya dan memberi kemenangan kepada mereka, sebagaimana firman-Nya:

کَتَبَ اللّٰہُ لَاَغۡلِبَنَّ اَنَا وَ رُسُلِیۡ ؕ اِنَّ اللّٰہَ قَوِیٌّ عَزِیۡزٌ ﴿۲۲﴾

‘Kataballahu laaghlibanna ana wa rusuli’ - ”Allah sudah memutuskan, bahwa Aku dan Rasul-Rasul-Kulah yang akan menang.” – QS Al-Mujadalah 58 ayat 22 (dengan basmallah)

Dan yang dimaksud dengan “kemenangan” ialah sebagaimana cita-cita para Rasul dan para Nabi yaitu keterangan dan Hujjatullah sempurna di atas bumi dan tidak seorang pun dapat melawannya. Maka, demikianlah Allah Ta’ala menunjukkan kebenaran para Nabi itu dengan Tanda-tanda yang kuat dan kebenaran yang hendak mereka sebarluaskan di dunia. Dia membiarkan tangan mereka menanam benih kebenaran itu, akan tetapi Dia tidak menumbuhkannya hingga berbuah sempurna di tangan mereka. Melainkan Dia mewafatkan mereka dalam kurun waktu tertentu yang secara lahiriah mengandung kecemasan seakan-akan missi ini gagal, karenanya para penentang mendapatkan kesempatan untuk mentertawakan, mengolok-olok, mencela dan memaki para utusan Tuhan. Dan ketika para penentang itu telah puas mengolok-olok dan mentertawakan, maka barulah kemudian Dia memperlihatkan Kemahakuasaan-Nya lalu Dia ciptakan sarana-sarana yang dengan perantaraanya, cita-cita yang terbengkalai tadi akan sampai kepada kesempurnaannya.

Alhasil, Dia memperlihatkan dua macam Kudrat: Pertama, Dia memperlihatkan Tangan Kekuasaan-Nya melalui tangan para Nabi. [1]

Sabda Hadhrat Khalifatul Masih V atba

Di sini, saya juga ingin menjelaskan bahwa karena Hadhrat Masih Mau’ud a.s. menjadi Khatamul Khulafa, beliau mencapai puncak tertinggi Khilafat mengikuti jalur kenabian atau kita dapat mengatakan bahwa beliau dianugerahkan puncak tertinggi Khilafat berdasarkan pola kenabian atau khalifatullah. [2]

  1. Buku Al-Wasiyat, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Penerbit Neratja Press, Cetakan XIII, tahun 2018, hlm 6 

  2. Khotbah Jumat Sayyidina Amirul Mu’minin, Khalifatul Masih al-Khaamis, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (aba) Tanggal 24 Mei 2013