Pustaka Isa

Pustaka Pribadi Isa Mujahid Islam

Hari Khilafat

Tanggal 27 Mei 1908 adalah masa-masa yang sangat bersejarah bagi Jemaat Ahmadiyah. Hari itu adalah hari dimana kepemimpinan Al-Masih Al-Mau’ud diteruskan kepada Khalifatul Masih.

Sejarah

Kewafatan Hadhrat Masih Mau’ud (as)

Tanggal 26 Mei 1908 adalah hari kewafatan Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad (as), Al-Masih Al-Mau’ud dan Al-Mahdi Al-Mau’huud. Berkenaan dengan sejarah tersebut, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad r.a. menyampaikan,

Sementara 26 Mei 1908 adalah hari yang menyayat hati bagi para anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah, dan mengguncang keimanan banyak orang, dan menyebabkan kegelisahan di hati beberapa orang, untuk musuh-musuh Ahmadiyah itu adalah hari yang mereka gunakan untuk menimbulkan rasa sakit dan mencoba dan membuat para anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah menderita. [1]

Terpilihnya Seorang Khalifatul Masih

Sehari setelah kewafatan Hadhrat Masih Mau’ud (as), dipilihlah Khalifatul Masih I. Huzur V (aba) bersabda,

Tanggal 27 Mei bukan hari yang biasa untuk Jemaat Muslim Ahmadiyah. Ini adalah hari yang sangat penting dan kepentingan ini semakin meningkat lagi ketika kita melihat nubuataan Rasulullah Muhammad s.a.w. Sebagian besar umat Muslim di dunia melihat Jemaat Muslim Ahmadiyah dengan penyesalan dan kebencian besar, bahkan kita bisa mengatakan mereka melihat kita dengan enggan dan iri besar bahwa kita punya Khilafat yang tegak di antara kita. [1]

Nubuwwatan Rasulullah saw yang dimaksud adalah hadits tentang khilaafatan ‘alaa minhaajin-nubuwwah yang diriwayatkan oleh Hadhrat Huzaifa ra. [2]

Hadhrat Mirza Masroor Ahmad r.a. menyampaikan,

Bagaimanapun, seperti yang saya katakan, hari ini sangat penting dan Rasulullah s.a.w. sendiri telah menyatakan hal ini dalam salah satu nubuatan beliau. Tanggal yang tepat tidak dinubuatkan, tapi jelas, dengan mengumumkan kedatangan orang yang akan menjadi kekasihnya terbesar sejati, yang akan datang sebagai Almasih yang dijanjikan dan kemudian setelah beliau mengumumkan bahwa era Khilafat akan dimulai, beliau menubuatkan datangnya hari ini. [1]

Catatan Kaki