Pustaka Isa

Pustaka Pribadi Isa Mujahid Islam

Ajaranku

AJARANKU

halaman-01

Hendaknya hal ini difahami dengan jelas, baiat hanya berupa ikrar dengan mulut tidaklah mempunyai arti apa-apa jika tidak ditunjang oleh suatu kebulatan tekad hendak melaksanakan janji itu sepenuh-penuhnya. Oleh karena itu, barangsiapa mengamalkan ajaranku seutuhnya ia masuk rumah yang mengenainya ada janji dari Allah (swt):

إِنِّيْ أُحَافِظُ كُلَّ مَنْ فِى الدَّارِ

“Tiap-tiap orang yang berada di dalam dinding pagar rumahmu akan Kuselamatkan”

Tetapi, dalam hal ini hendaknya janganlah diartikan bahwa perlindungan Ilahi ini hanya diberikan kepada mereka yang berdiam di dalam rumahku yang terbuat dari tanah dan batu bata ini, melainkan janji itu mencakup pula mereka yang mentaati ajaranku seutuhnya dan yang karenanya benar-benar dapat dikatakan penghuni rumah rohani-Ku.

Untuk mengikuti ajaranku seseksama-seksamanya dikehendaki agar mereka harus berkeyakinan bahwa

halaman-02

mereka mempunyai satu Tuhan Yang Qadir (Maha Kuasa), Qayyum (Yang Berdiri Sendiri) dan khalikul-kul (Pencipta segala sesuatu), Yang sifat-sifat-Nya tak pernah berubah serta kekal lagi abadi. Dia tidak mempunyai anak. Dia Suci-Murni dari jejak penderitaan dinaikkan ke tiang salib dan mengalami kematian. Dia dekat namun jauh. Walaupun Tunggal tapi penjelmaan-Nya nampak bermacam ragam. Manakala terjadi suatu perubahan di dalam diri seorang manusia, bagi orang itu Dia menjadi Tuhan Yang Baru dan Dia memperlakukannya dengan penjelmaan-Nya yang baru. Orang itu melihat suatu perubahan di dalam Wujud Tuhan menurut kadar perubahan yang ada di dirinya - tetapi, hal ini bukanlah seakan-akan terjadi suatu perubahan di dalam Wujud Tuhan, karena sesungguhnya Dia tidak sekali kali mengalami perubahan dan wujud-Nya memang paripurna, tetapi, dengan tiap-tiap perubahan yang berlaku di dalam diri manusia yang menjurus ke arah kebaikan, Tuhan pun menjelmakan diri-Nya terhadap manusia itu dalam bentuk penjelmaan baru. Dengan tiap-tiap usaha ke arah kemajuan pada diri manusia, Tuhan pun memperlihatkan diri-Nya dengan penjelmaan yang lebih agung lagi perkasa. Dia menampakkan suatu penjelmaan Kodrat-Nya yang luar biasa hanya apabila manusia memperlihatkan suatu perubahan di dalam dirinya secara luar biasa pula; inilah akan dan landasan keajaiban dan mukjizat-mukjizat yang disaksikan oleh sekalian hamba Allah. Beriman kepada Allah serta segala kekuatan-Nya merupakan syarat yang penting

halaman-03

bagi Jemaat kita. Resapkanlah keimanan ini ke dalam kalbumu. Berikanlah tempat yang utama kepada keimanan lebih dari pada kepada urusan pribadimu, kesenangan-kesenanganmu, dan segala hubungan hubunganmu. Dengan perbuatan-perbuatan nyata. Disertai keberanian yang pantang menyerah, perlihatkanlah kesetiaan dengan sejujurnya.

Orang-orang lain di dunia ini tidak menganggap Tuhan sebagai Zat yang lebih penting dari harta benda mereka dan sanak saudara serta karib kerabat mereka. Akan tetapi, kamu harus memberi kepada-Nya tempat yang paling utama supaya di langit kamu ditulis di dalam daftar Jemaat-Nya.

Memperlihatkan tanda-tanda karunia adalah cara kebiasaan Tuhan semenjak zaman bihari. Tetapi, kamu sekalian dapat mengambil bagian dari hikmah cara kebiasaan ini hanya apabila tidak ada suatu sebab yang memisahkan kamu dari Dia, apabila keinginanmu jadi keinginan-Nya, apabila kamu mempunyai hasrat dan kedambaan akan sesuatu, itupun merupakan hasrat dan kedambaan-Nya; dan hanya apabila sepanjang masa - baik dalam keadaan keberhasilan maupun dalam menghadapi kegagalan, biarpun dalam keadaan yang memberi secercah harapan ataupun pada saat kamu dihadapkan kepada keputus-asaan - kepalamu sujud mencium duli telapak kaki-Nya menyerah kepada segala kehendak-Nya. Jika kamu berbuat itu, maka di dalam dirimu akan nampak Wujud Tuhan Yang sudah lama menyembunyikan Wajah-Nya dari

halaman-04

permukaan bumi ini. Apakah ada di antara kalian yang mengamalkan ajaran ini dan hanya mencari keridhaan Nya tanpa menampakkan rasa ketidakpuasan atas Qaza dan Qadar-Nya. Atas caranya Dia berkerja? Bahkan apabila kamu dihadapkan kepada suatu musibah kamu harus melangkah terus ke muka; sebab, ini merupakan kiat atau kunci bagi keberhasilanmu. Kamu harus berusaha sekuat tenaga menyebarluaskan itikad ketauhidan ke seluruh penjuru dunia. Berbelas kasihlah kepada hamba-hamba Allah, jangan berlaku zalim terhadap mereka dengan mulutmu atau tanganmu atau dengan cara-cara lain. Berusahalah terus-menerus demi kebaikan umat manusia. Jangan sombong terhadap orang lain, sekalipun terhadap bawahanmu juga. Janganlah mencerca orang lain walaupun orang itu mencercamu. Bersikaplah hendaknya merendah, lemah lembut, berbaik hati, dan berbelas kasih terhadap sesama umat lalu menginginkan mereka memperoleh kebaikan-kebaikan. Banyak orang yang menonjolkan diri seakan-akan mempunyai perangai lemah lembut serta pemaaf, padahal sebenarnya tabiat mereka tak ubahnya seperti tabiat serigala. Banyak orang pada lahirnya nampak bersih, akan tetapi di dalam hati mereka ada ular-ular berbisa. Kamu tidak akan diterima di hadirat Allah seandainya keadaan lahir dan keadaan batinmu tidak serupa bersihnya. Seandainya kamu terpelajar, khidmatilah orang-orang bodoh dengan memberi kepada mereka nasihat. Jangan merendahkan mereka dengan menonjolkan kepandaianmu. Jika

halaman-05

kamu orang kaya, khidmatilah orang-orang fakir miskin. Kebalikannya kamu jangan takabur dengan menunjukkan sifat keaku-akuan. Takutilah langkah langkah yang bisa membawa kamu ke jurang kehancuran. Takutilah Tuhan. Berjalanlah di atas jalan takwa. Janganlah menyembah mahluk Allah. Hadapkan seluruh perhatianmu kepada Allah agar perhatianmu kepada dunia ini jadi berkurang. Jadilah kepunyaan Dia seutuhnya dan jalanilah kehidupan demi Allah semata mata dengan membenci segala macam yang kotor dan bergemilang dosa, sebab sesungguhnya Tuhan itu Zat Yang Mahasuci. Hendaknya tiap-tiap hari bila fajar menyingsing memberi kesaksian bahwa kamu telah melewatkan malam dengan penuh ketakwaan. Tiap tiap petang hendaknya menjadi saksi bahwa kamu menjalani hari dengan rasa takut yang terpatri di dalam hatimu terhadap Allah.

halaman-06

JANGAN CEMAS AKAN KUTUK-LAKNAT DUNIA

Janganlah cemas akan kutuk-laknat dunia, sebab kutuk laknat itu lama kelamaan akan lenyap sirna dengan sendirinya bagai asap menipis dan hilang di udara.

Mereka tidak dapat merubah hari jadi malam. Apa yang seyogyanya kamu takuti ialah laknat Tuhan yang turun dari Langit; laknat itu jika menimpa seseorang akan menjadikannya binasa di alam ini, demikian pula di alam nanti. Kamu tidak dapat membela dirimu dengan sikap menonjol-nonjolkan diri; sebab, Allah, Tuhan-mu, dapat melihat sampai ke dasar lubuk hati manusia. Bagaimanakah kamu dapat memperdayai Tuhan? Maka, luruskanlah hatimu, bersihkanlah serta sucikanlah batinmu dan berdirilah dengan teguhnya. Sebab, apabila di dalam dirimu terdapat sekelumit saja kegelapan maka akan dihalaunya cahaya nuranimu. Dan andaikata di suatu sudut relung dadamu ada terselip sifat keangkuhan, ria, cinta diri-sendiri, dan kemalasan, kamu tidak akan dianggap memiliki sesuatu yang dapat diterima oleh Tuhan. Jangan-jangan, oleh karena beberapa hal yang kamu sangka amal baktimu, kamu sebenarnya menipu diri sendiri karena beranggapan bahwa segala yang harus kamu kerjakan telah kamu laksanakan. Sebab, Tuhan menghendaki agar di dalam wujudmu terjadi seuatu revolusi yang dahsyat lagi menyeluruh. Dia menuntut dari dirimu suatu maut,

halaman-07

sesudah maut itu kamu akan diberi oleh-Nya kehidupan yang baru. Sudahilah pertentangan-pertentangan antara satu sama lain dengan jalan aman dan damai. Maafkanlah kesalahan saudaramu, sebab, sungguh jahatlah dia yang tidak bersedia diajak berdamai oleh saudaranya. Dia akan memutuskan hubungan sebab ia telah mencoba menanam bibit perpecahan.

Tinggalkanlah keinginan menuruti hawa nafsu dan bersitegang rasa antara satu sama lain. Walaupun seandainya kamu berada di fihak yang benar, bersikaplah merendahkan diri seakan-akan kamu bersalah agar kamu sendiri diperlakukan dengan pengampunan. Lepaskanlah segala sesuatu yang akan menggemukkan hawa nafsumu, sebab pintu, yang melalui pintu itu kamu disilahkan masuk, tak dapat dilalui orang yang gemuk oleh hawa nafsunya.

Alangkah malangnya orang yang tidak mempercayai apa yang difirmankan Tuhan dan yang telah kusampaikan kepadamu. Sekiranya kamu mau agar Tuhan di Langit ridha kepadamu maka segeralah bersatu padu seakan-akan kamu antara satu sama lain seperti saudara sekandung layaknya. Diantara kamu sekalian, orang yang patut dihormati hanyalah dia yang suka mengampuni kesalahan saudaranya. Malanglah dia yang bersikeras kepala dan tidak bersedia memaafkan kesalahan orang lain sebab ia bukan dari golonganku. Hendaklah kamu senantiasa takut akan laknat Allah sebab Dia itu kudus, sangat besar ghairat-Nya dan

halaman-08

istimewa di dalam kekudusannya. Setiap orang yang berkelakuan buruk tidak akan dapat memperoleh qurub-Nya. atau kedekatan-Nya. Setiap orang yang sombong tidak akan dapat qurub-Nya. Begitu juga orang yang zalim, setiap orang yang tidak jujur, dan setiap orang yang tidak mempunyai ghairat akan nama Nya. Barangsiapa tergila-gila oleh pesona keduniaan tak ubahnya seperti ulah seekor anjing atau semut atau burung elang tatkala melihat bangkai - hanya mengejar ngejar kemawahan serta kesenangan di dunia semata mata, mereka tidak akan dapat memperoleh qurub Nya. Setiap orang yang matanya tidak bersih akan tetap jauh dari Dia. Setiap orang yang hatinya tidak bersih tetap tidak akan menyadari kehadiran Dia. Barang siapa berada di dalam penderitaan, seakan-akan berada di dalam api demi kemuliaan-Nya, akan diselamatkan dari gejolak api penderitaan. Barang siapa menangis karena-Nya, akan dibuat-Nya gembira. Barangsiapa menjauhkan diri dari urusan-urusan dunia demi Dia akan menemukan Dia. Dengan kesungguhan hati dan dengan penuh ketulusan serta dengan langkah-langkah yang bersemangat, jadilah kamu sahabat Tuhan agar Tuhan pun akan menjadi sahabatnya. Perlihatkanlah belas kasih terhadap orang-orang bawahanmu, istri istrimu, dan saudara-saudaramu yang tidak berada agar kamu pun akan diterima di Langit dan diperlakukan dengan kasih sayang Tuhan. Hendaknya kamu dengan sesungguh-sungguhnya dan sebenar-benarnya menjadi milik Tuhan agar Tuhan pun menjadi milikmu. Dunia

halaman-09

ini tempat yang penuh dengan seribu satu macam balabencana, musibah dan cobaan - yang diantaranya termasuk wabah penyakit pes; [1] maka kamu hendaknya dengan segala ketulusan hati berpegang teguh pada tangan Allah agar Dia menjauhkan bala bencana itu dari kamu.

Tak akan ada bencana timbul di atas permukaan bumi ini tanpa perintah dari Langit.

Tidak ada bencana dibatalkan kedatangannya sebelum belas kasih datang dari langit. Oleh karena itu, akan bijaksanalah apabila lebih baik kamu berpegang kuat pada akar pohon daripada dahan dan rantingnya. Kamu tidak dilarang berobat atau menjalankan berbagai ikhtiar dan upaya, akan tetapi apa yang terlarang ialah menggantungkan kepercayaan sepenuhnya kepada sarana duniawi. Pada akhirnya, adalah kehendak Allah juga yang akan terlaksana dan bagi siapa yang memiliki taufik berpegang pada sikap dan pendirian ini, kedudukan tawakal sesungguhnya merupakan kedudukan yang sebaik-baiknya.

halaman-10

YANG MENDAPAT KEMULIAAN DI LANGIT

Adapula bagimu sekalian suatu ajaran yang penting, yaitu kamu jangan hendaknya meninggalkan Alquran seperti sebuah buku yang telah dilupakan; sebab didalamnya terdapat sumber kehidupanmu.

Barangsiapa yang memuliakan Alquran akan memperoleh kemuliaan di langit. Barangsiapa yang menjunjung tinggi Alquran di atas segala Hadis dan segala sabda-sabda yang lain akan dijunjung tinggi di Langit. Bagi umat manusia di atas permukaan bumi ini kini tidak ada Kitab lain kecuali Alquran, dan bagi seluruh Bani Adam kini tidak ada seorang Rasul dan Juru Syafaat kecuali Muhammad Mustafa (saw) Maka berusahalah kamu sekalian menaruh kecintaan yang semurni-murninya kepada Nabi yang agung ini, dan janganlah memberikan kepada siapapun tempat yang lebih tinggi daripada beliau, agar kamu digolongkan di antara orang-orang yang telah diselamatkan. Dan ingatlah baik-baik, bahwa Najat (Keselamatan)bukanlah sesuatu yang akan kamu sekalian alami nanti di alam ukhrawi melainkan sesungguhnya Najat yang hakiki memperlihatkan cahayanya di alam dunia ini juga. Siapakah yang memperoleh Najat itu? Ialah orang yang benar-benar yakin bahwa Tuhan itu benar-benar ada dan bahwa Muhammad saw adalah Juru Syafaat yang menengahi antara Tuhan dan seluruh umat manusia;

halaman-11

bahwa di bawah bentangan langit ini tidak ada rasul lain yang semartabat dengan beliau dan tidak ada Kitab lain yang sederajat dengan Alquran; bahwa Tuhan tidak menghendaki siapapun hidup untuk selama-lamanya; akan tetapi, bagi Nabi yang penuh dengan keberkatan itu Dia menghendaki demikian, untuk menghidupkan beliau selama-lamanya, Dia meletakkan dasar untuk mengalirkan hikmah Syariat dan keberkatan rohani terus hingga hari Kiamat. Dan pada akhirnya, dari arus berkat rohaninya Dia mengutus untuk umat manusia seorang Masih Mau’ud (Juru Selamat Yang Dijanjikan) ke dunia ini, yang kedatangannya sangat diperlukan guna menyempurnakan bangunan Islam. Sebab, hal demikian itu perlu karena dunia ini jangan berakhir sebelum silsilah Muhammad saw, diberi seorang Masih rohani seperti halnya telah diberikan kepada silsilah Musa (as) Maksud itulah yang diisyaratkan oleh ayat di bawah ini:

اِہۡدِ نَا الصِّرَاطَ الۡمُسۡتَقِیۡمَ ۙ صِرَاطَ الَّذِیۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَیۡہِمۡ ...

“Tuntunlah kami pada jalan yang lurus; jalan orang orang yang telah Engkau beri nikmat…”.

Musa (as) mendapati harta pusaka yang telah hilang semenjak berabad-abad yang lampau, sedangkan Muhammad (saw) telah menemukan kembali harta pusaka yang telah hilang dari silsilah Musa (as) itu.

halaman-12

Sekarang silsilah Muhammad (saw) telah menggantikan silsilah Musa a.s; akan tetapi, kebesarannya seribu kali lebih tinggi derajatnya. Yang semisal dengan Isa Ibnu Maryam lebih besar dari Isa Ibnu Maryam sendiri. Dan Masih Mau’ud tidak hanya datang - menurut selisih waktunya - tepat empat belas abad sesudah Rasulullah (saw), sebagaimana Al Masih ibnu Maryam datang empat belas abad sesudah Musa. [2] Bahkan ia telah datang pada saat kaum muslimin sudah sedemikian rupa keadaanya sehingga serupa dengan keadaan orang orang Yahudi di masa Masih ibnu Maryam datang. Oleh karena itu, akulah Masih Yang Dijanjikan itu dan tidak ada lagi yang lain. Barangsiapa yang baiat kepadaku dengan sesungguh-sungguhnya dan menjadi pengikutku dengan hati setulus-tulusnya dan juga membuat dirinya mabuk di dalam ketaatan kepadaku hingga meninggalkan segala keinginan-keinginan pribadinya, rohku akan memberikan syafaat pada hari hari yang penuh derita.

Oleh karena itu, wahai, sekalian orang yang merasa dirinya tergolong dalam warga Jemaat-ku! Di Langit kamu sekalian akan tergolong dalam warga Jemaatku apabila kamu sekalian benar-benar melangkahkan kakimu di jalan takwa. Oleh karena itu, dirikanlah sembahyang kelima waktu dengan penuh ketakwaan dan ketawajuhan (pemusatan pikiran) seakan-akan kamu

halaman-13

sekalian melihat wajah Allah di hadapanmu. Jalanilah hari-hari berpuasa untuk Allah dengan penuh ketulusan. Setiap orang yang pantas membayar zakat, jangan lalai membayar zakat. Barangsiapa yang telah memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah haji, tanpa ada suatu halangan apapun, berangkatlah ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Kerjakanlah segala amalan yang baik dengan cermat, dan hentikanlah perbuatan yang buruk disertai perasaan jengkel. Ingatlah dengan seyakin-yakinnya bahwa tidak ada amal bisa sampai ke hadirat Allah, apabila amal itu kosong dari takwa. Setiap amal yang baik berakar pada takwa. Suatu amal yang tidak kehilangan akar ini sekali-kali tidak akan sia-sia. Perlu juga kiranya kamu sekalian akan diuji dengan macam-macam duka nestapa dan percobaan percobaan seperti dialami oleh orang-orang mukmin zaman dahulu. Oleh karena itu waspadalah, jangan jangan kamu tergelincir. Bumi, dengan segala isinya, sedikitpun tidak akan membinasakan kamu apabila hubunganmu dengan Tuhan terjalin erat. Manakala suatu kemalangan menimpa dirimu, hal itu bukanlah dikarenakan oleh perbuatan seterumu melainkan oleh tanganmu sendiri. Apabila kehormatan duniawi satu demi satu hilang, Allah akan menganugerahimu kehormatan yang kekal abadi di Langit. Oleh karena itu kamu jangan meninggalkan Dia. Kamu sekalian pasti akan dicoba dengan macam-macam duka cita sedang beberapa harapanmu akan tinggal harapan belaka. Dalam menghadapi keadaan serupa ini kamu

halaman-14

sekalian tidak usah patah semangat dan putus asa sebab Tuhan sedang menguji apakah langkah-langkah perjalananmu menuju Dia tetap atau tidak. Seandainya kamu sekalian menghendaki agar para malaikat di langit mendendangkan lagu-lagu sanjungan bagimu, deritalah dera dan pukulan yang dihantamkan orang kepadamu dan bersuka citalah dengan penderitaan itu. Dengarkanlah caci-maki orang dan bersyukurlah kepada Allah. Alamilah kekecewaan, akan tetapi janganlah memutuskan hubunganmu dengan Dia. Kamu sekalian merupakan satu Jemaat Allah yang paling akhir. Perlihatkanlah amal baik sejauh mungkin hingga kesempurnaannya mencapai derajat yang tertinggi. Setiap orang dari antara kamu yang menjadi kendur dan malas akan dilemparkan dari Jemaat bagaikan sebuah barang yang kotor. Ia akan mati membawa penyesalan dan bagaimanapun ia tidak akan dapat merugikan Allah. Hai. Perhatikanlah! Dengan gembira sekali aku beri kabar kepadamu bahwa Tuhanmu sungguh-sungguh ada. Kendatipun segala sesuatu adalah makhluk-Nya namun Dia memilih mereka yang memilih Dia. Dia sendiri datang kepada mereka yang datang kepada Nya. Barangsiapa yang memuliakan Dia. Diapun akan menganugerahkan kemuliaan kepadanya. Sesudah kamu membenahi hatimu, matamu, dan telingamu, datanglah kepada-Nya supaya Dia menyambutmu.

Di dalam hal kepercayaan, apa yang Tuhan menghendaki dari kamu hanyalah demikian: kamu sekalian harus percaya bahwa Tuhan itu Esa dan

halaman-15

Muhammad (saw) adalah Nabi-Nya, beliau adalah Khatamul Anbia, dan beliau adalah Nabi yang termulia diantara para nabi semuanya. Sesudah beliau sekarang tidak ada nabi lain kecuali seorang yang secara buruzi (cerminan) dikenakan jubah Muhammadiyat. Sebab, seorang hamba tidak bisa berpisah dari majikannya; tak ubahnya seperti sebuah dahan tak pisah dari akarnya. Maka, barangsiapa yang telah menghilangkan seluruh wujudnya didalam kefanaan terhadap majikannya dan memperoleh gelar nabi dari Tuhan, ia tidak sedikitpun mencemarkan kedudukan mulia Khatamun Nubuat. Tak ubah halnya seperti kamu melihat rupamu pada cermin, kamu tidak menjadi dua adanya bahkan kamu tetap satu juga kendatipun nampak dua. Bedanya adalah yang satu adalah hanya bentuk Zil (bayangan) dan yang lainnya adalah bentuk asli belaka. Demikianlah Tuhan menghendaki tentang seorang Masih Mau’ud. Disinilah letak rahasia mengapa Rasulullah (saw) bersabda bahwa Masih Mau’ud akan dikubur bersama-sama di dalam kuburan beliau, yakni, orang yang dimaksud itu akulah dan dalam hal ini (antara wujud Rasullulah (saw) dan Masih Mau’ud (as), Peny.) tidak terdapat kelainan. Mengertilah kamu seyakin-yakinnya bahwa Isa Ibnu Maryam sudah wafat [3] dan kuburannya terdapat di desa Khanyar, Srinagar, Kashmir. Allah (swt). Telah berfirman di dalam Kitab Suci-Nya mengenai wafat beliau.

Lihat buku “Supernatural Religion” hal. 522. Untuk penjelasan lebih lanjut baca buku kami “Tuhfah Golarawiyah” Hal. 139.

halaman-16

Aku sekali-kali tidak mengingkari keluhuran Hazrat Isa (as), Sungguhpun kepadaku Tuhan mengabarkan bahwa Masih Muhammadi berkedudukan lebih tinggi dari Masih Musawi, akan tetapi aku memberi penghormatan yang sangat tinggi terhadap Masih Ibnu Maryam, oleh sebab dari segi kerohanian aku adalah Khatamul Khulafa di dalam Islam, seperti halnya Masih ibnu Maryam adalah Khatamul Khulafa di dalam silsilah Israil. Di dalam syariat Musa (as), Isa ibnu Maryam adalah Masih Mau’ud, sedangkan di dalam syariat Muhammad (saw), akulah Masih Mau’ud. Oleh karena itu, aku menghormati beliau sebagai rekanku. Dan barangsiapa yang mengatakan bahwa aku tidak menghormati beliau, dia adalah seorang pembuat onar dan seorang pendusta besar.

halaman-17

SIAPA YANG DIAKUI SEBAGAI ANGGOTA JEMAAT DAN SIAPA TIDAK

Sesudah aku menerangkan hal-hal tersebut, aku sekali lagi mengatakan bahwa janganlah kamu mengira bahwa baiat secara lahir memadai.

Bentuk lahir tak berarti apa-apa. Tuhan melihat hati kamu sekalian dan Dia akan memperlakukan kamu sesuai dengan keadaan hatimu. Perhatikanlah, dengan mengatakan kata-kata ini aku menunaikan kewajiban tabligh bahwa dosa itu merupakan racun; oleh karena itu, racun itu janganlah termakan. Keingkaran terhadap Tuhan adalah suatu kematian yang rucah maka hindarilah. Berdoalah agar kamu mendapatkan kekuatan. Barangsiapa yang tatkala ia memanjatkan doa tidak disertai keyakinan bahwa Tuhan berkuasa atas tiap sesuatu - kecuali kalau Dia sendiri telah menjanjikan lain lagi - adalah bukan dari Jemaatku. Barangsiapa yang terjerat oleh ketamakan kepada dunia ini dan sama sekali tidak mengarahkan pandangannya ke arah Hari Kemudian, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang sebenar-benarnya tidak mendahulukan agama dari (perkara) keduniawian ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak benar-benar bertobat dari tiap tiap keburukan dan dari tiap perbuatan buruk seperti minum minuman keras, berjudi, memandang dengan pandangan berahi, khianat, suap menyuap, dan dari setiap perbuatan yang tidak halal, ia bukanlah dari

halaman-18

Jemaatku. Barangsiapa yang mendirikan sembahyang kelima waktu dengan tidak tetap dan teratur, ia bukanlah dari Jemaatku. Barang siapa yang tidak tetap dalam memanjatkan doa dan mengenang Tuhan tidak dengan kerendahan hati, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak melepaskan persahabatan yang buruk dan memberi pengaruh tidak baik kepadanya, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak menghormati ayah bundanya dan tidak mentaati mereka dalam segala perkara kebaikan dan yang tidak bertentangan dengan Alquran, atau tidak mengambil perhatian terhadap kewajiban mengkhidmati mereka sekhidmat-khidmatnya, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak berlaku halus dan kasih sayang terhadap istrinya dan sanak saudaranya, ia bukan dari Jemaatku. Barangsiapa yang memahrumkan tetangganya dari kebaikan-kebaikan yang sekecil kecilnya sekalipun ia bukan dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak mau memaafkan kesalahan orang yang bersalah terhadapnya serta ia seorang pendendam, ia bukanlah dari Jemaatku. Setiap suami yang bekhianat terhadap istrinya, dan setiap istri yang berkhianat terhadap suaminya, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang menyalahi perjanjian yang dibuatnya tatkala baiat dengan cara bagaimanapun, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak benar-benar yakin bahwa aku Masih dan Mahdi yang dijanjikan, ia bukanlah dari Jemaatku. Barangsiapa yang tidak siap sedia mentaatiku dalam perkara kebaikan, ia bukanlah

halaman-19

dari Jemaatku. Barangsiapa yang duduk bercengkerama di tengah-tengah kumpulan orang yang menentangku serta mengiakan apa yang dikatakan oleh mereka, ia bukanlah dari Jemaatku. Tiap-tiap tukang zina, fasik, peminum, pembunuh, pencuri, penjudi, pengkhianat, tukang suap, perampas, zalim, pendusta, pemalsu dan sebangsanya, dan biasa melemparkan tuduhan kepada saudara-saudaranya, baik yang laki-laki maupun yang perempuan, dan tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan buruknya serta tidak meninggalkan pergaulan yang buruk, ia bukanlah dari Jemaatku.

Segala sifat itu racun. Jika kamu memakan racun-racun itu, betapa jiwamu bisa selamat. Cahaya dan kegelapan tak dapat berkumpul bersama-sama pada satu tempat. Barang siapa yang berwatak serong dan tidak jujur dalam perhubungannya dengan Tuhan niscayalah tidak akan dapat meraih berkat seperti yang diperoleh mereka yang berhati bersih. Alangkah beruntungnya orang-orang yang membersihkan hatinya dan menyucikan hatinya dari segala kekotoran dan berjanji teguh akan setia kepada Tuhan, sebab mereka tidak akan disia-siakan. Tidaklah mungkin Tuhan akan menistakan mereka sebab mereka ini kepunyaan Tuhan mereka. Mereka akan diselamatkan dari tiap-tiap bala bencana. Sungguh tolol dan bodoh musuh yang mau mencoba berbuat aniaya terhadap mereka sebab mereka berada di dalam haribaan Dia yang senantiasa siap mendukung mereka. Siapakah yang beriman kepada Tuhan? Hanyalah mereka yang peri keadaannya

halaman-20

dilukiskan di atas itu. Demikian pula bodohlah seorang pendurhaka besar yang hatinya sarat dengan kejahatan serta kenakalan sebab ia akan dibinasakan. Semenjak Tuhan menciptakan langit dan bumi, belum pernah terjadi bahwa Dia membinasakan serta memusnahkan orang-orang yang saleh, malahan kebalikannya, bagi mereka Dia senantiasa menampakkan kejadian kejadian yang agung dan bahkan kini pun akan berlaku demikian juga.

halaman-21

TUHAN MEMILIKI KEKUATAN-KEKUATAN YANG MAHABESAR DAN LUAR BIASA

Tuhan itu Tuhan yang amat setia, dan kepada mereka yang masih tetap setia Dia menampakkan pekerjaan pekerjaan yang ajaib.

Dunia setiap saat mau menelan mereka dan setiap lawan mereka merasa gemas akan mereka; tetapi, Dia yang menjadi sahabat setia mereka, menyelamatkan mereka dari tiap-tiap marabahaya dan mengeluarkan mereka dari setiap gelanggang pertarungan sebagai pemenang. Betapa mujurnya orang yang berpegang teguh kepada Tuhan semacam itu. Kepada-Nya kita beriman dan kita telah mengenal Dia. Dia-lah Tuhan seantero dunia dan Dialah Yang telah melimpahkan wahyu kepadaku; Dialah Yang menampakkan Tanda tanda perkasa; Dialah Yang mengutusku sebagai Masih Mau’ud untuk zaman ini. Selain Dia tidak ada Tuhan, baik di langit maupun di dunia ini. Barangsiapa yang tidak beriman kepada-Nya, ia mahrum dari Karunia dan Pertolongan-Nya. Dari Tuhan kami, kami telah menerima wahyu laksana matahari berkilau-kilauan. Kami telah menyaksikan bahwa Dia sendiri Tuhan seluruh dunia, selain daripada Dia tidak ada lagi duanya. Sungguh Perkasa dan Berdiri Sendiri Tuhan yang kami jumpai ini! Dan alangkah kuatnya kodrat-kodrat yang dimiliki Tuhan yang kamu lihat! Sesungguhnya bagi

halaman-22

Dia tiada sesuatu yang mustahil kecuali apa yang bertentangan dengan kitab-Nya dan Janji-Nya. Maka, apabila kamu berdoa , hendaknya kamu jangan berbuat atau berlaku seperti orang-orang naturalis yang bodoh merekayasa di dalam khayalan mereka hukum kodrat alam yang tidak mendapat keabsahan dari Kitab Tuhan sebab mereka itu mardud doa-doa mereka sekali-kali tak akan dikabul. Mereka itu buta, tidak dianugerahi pandangan gaib; mereka itu mati - tidak hidup. Mereka mengemukakan di hadapan Tuhan suatu hukum yang mereka rancang sendiri, dan mereka membatasi kodrat kodrat-Nya dan menganggap Dia lemah tiada berdaya. Dengan demikian mereka akan diperlukan sesuai dengan keadaan mereka sendiri.

Akan tetapi, apabila kamu berdiri untuk memanjatkan doa maka kamu wajib meyakini dahulu bahwa Tuhanmu berkuasa atas tiap sesuatu - barulah doa-doamu akan dikabulkan dan kamu akan menyaksikan keajaiban-keajaiban kodrat Ilahi yang kami telah melihatnya sendiri. Dan ingatlah, persaksian kami bukan berdasar pada dongeng belaka, melainkan berdasar pada apa-apa yang telah kami saksikan sendiri. Bagaimanakah doa seseorang akan dikabulkan kalau dia tidak percaya bahwa Tuhan berkuasa atas tiap sesuatu? Dan bagaimana mungkin orang semacam itu mempunyai keberanian memanjatkan doa kepada Tuhan bila ia ditimpa suatu kesusahan padahal perubahan yang

halaman-23

diharapkannya itu bertentangan dengan hukum kodrat alam yang dia pahami? Tetapi, wahai orang-orang baik, janganlah seperti itu! Tuhanmu adalah Wujud yang menggantungkan segala bintang di cakrawala raya tanpa tali barang seutaspun dan yang telah menciptakan dunia dan langit dari serba tiada. Adakah kamu akan berpurbasangka bahwa Dia tidak akan berdaya dalam memenuhi kebutuhanmu? Bahkan purbasangkamu sendiri akan menjauhkan dari Karunia. Dalam wujud Tuhan kami terdapat keajaiban-keajaiban yang tak terkira banyaknya. Tetapi, Dia tidak menampakkan keajaiban-keajaiban kepada mereka yang tidak mempercayai kekuasaan-Nya dan tidak setia dalam upaya menyempurnakan keimanan-nya.

Alangkah malangnya sungguh orang yang hingga kini tidak mengetahui bahwasanya ia mempunyai satu Tuhan Yang Berkuasa atas tiap sesuatu! Surga kita adalah Tuhan kita. Pada zat-Nya terletak segala kelezatan yang selezat-lezatnya, sebab, kami melihat Nya dan segala keindah-permaian terdapat pada wujud-Nya. Harta ini patut dimiliki walaupun harus dengan mempertaruhkan jiwa dahulu. Ratna-mutu manikam ini patut dibeli sekalipun harus meniadakan segala wujud kita. Wahai, orang-orang yang mahrum! Bergegaslah lari menuju sumber mata air ini agar dilepaskannya dahagamu. Inilah sumber mata air kehidupan yang bakal menyelamatkan kamu. Apa

halaman-24

gerangan yang harus kuperbuat dan bagaimanakah harus kusampaikan berita ini kepada setiap kalbu manusia? Dengan genderang bagaimana coraknya harus kucanangkan di lorong-lorong supaya orang orang dapat mendengar bahwa Tuhan itu ada? Dengan obat apakah harus kusembuhkan telinga-telinga orang supaya terbuka untuk mendengarnya?

halaman-25

TUHAN ADALAH TIANG SEGALA RENCANA PEMBANGUNAN KITA

Jika kamu benar-benar kepunyaan Tuhan maka berkeyakinanlah bahwa Tuhan itu kepunyaanmu.

Di kala kamu sedang tidur Dia akan berjaga jaga. Tengah kamu lengah dari musuhmu. Dia akan mengamat-amati musuhmu dan mematahkan siasat rencananya. Kamu sampai sekarang tidak mengetahui kodrat-kodrat apakah yang Tuhan-mu miliki. Sekiranya kamu mengetahui, tentulah tidak ada hari akan tiba kepadamu saat kamu bersedih hati memikirkan urusan-urusan keduniaan. Seorang yang memiliki sejumlah kekayaan, maukah dia menangis dan meratap-ratap hanya karena uangnya satu sen telah hilang? Kalau kamu memaklumi bahwa Tuhan akan mencukupi setiap keinginan, mengapakah kamu demikian tenggelamnya dalam urusan duniawi? Tuhan adalah satu Khazanah kesayangan, maka hargailah Dia, sebab Dia penolongmu dalam setiap gerak tindakmu. Tanpa Dia kamu tidak berarti sedikitpun; begitupun segala upaya dan rencanamu tiada artinya. Janganlah kamu mengekor kepada kebiasaan kaum lain yang menggantungkan upaya sepenuhnya kepada sarana sarana duniawi. Sebagaimana seekor ular memakan tanah, mereka bergantung pada upaya madiyah atau sarana duniawi yang rendah sifatnya. Bagai seekor

halaman-26

burung elang dan anjing memakan bangkai, mereka membenamkan rahang mereka ke dalam bangkai yang busuk. Mereka jauh melantur dari Tuhan, menyembah manusia-manusia, memakan daging babi, dan meminum-minuman keras laksana minum air. Karena mereka terlampau mengandalkan pada sarana-sarana materi dan tidak meminta kekuatan dari Tuhan, mereka jadi mati; dan jiwa rohaniyat telah lepas dari mereka laksana seekor burung dara terbang meninggalkan sarangnya. Hatinya ditulari oleh kusta, penyakit memuja-muja urusan duniawi yang telah menggerogoti anggota-anggota tubuh batiniyah mereka. Oleh karena itu, takutilah penyakit kusta semacam itu. Aku tidak melarang kamu mempergunakan sarana-sarana kebendaan dengan memperhatikan had dan batasnya. Apa yang ku cegah ialah kamu jangan hendaknya menurut kelakuan kaum lain yang menjadi budak sarana kebendaan atau upaya-upaya lahir semata-mata lalu melupakan Tuhan Yang juga mengatur segala sarana kebendaan. Jika kamu sungguh punya mata niscaya akan nampak kepadamu Tuhan yang berwujud - segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak berharga sama sekali. Kamu tidak dapat merentangkan tanganmu, begitu pula tidak dapat melipatnya tanpa seizin Tuhan. Seseorang yang mati rohaninya akan menertawakan ini, tetapi alangkah baiknya jika ia mati saja dari pada ia tertawa.

halaman-27

AWAS! JANGAN MEMBEBEK KEPADA KAUM LAIN

Awas! Demi kamu melihat kaum lain betapa mereka telah mencapai kemajuan-kemajuan dalam rencana-rencana mereka, janganlah kemudian timbul rasa ingin di dalam dirimu mengikuti jejak mereka. Dengarlah dan maklumilah bahwa mereka terasing dan lengah daripada Tuhan Yang memanggil kamu datang kepada Nya. Apa artinya Tuhan mereka yang sekedar wujud insan yang hina dina belaka. Oleh karena itu, pantas mereka dibiarkan berlarut-larut dalam kesesatan dan kelalaian. Aku tidak bermaksud mencegah kamu dari berusaha mencari dan memperoleh kebahagiaan-kebahagiaan duniawi, melainkan jangan hendaknya mengikuti cara-cara mereka yang memandang kehidupan dunia ini sebagai segala galanya. Di dalam tiap-tiap sesuatu yang kau kerjakan, baik yang bersangkut-paut dengan kehidupan dunia ataupun dengan kehidupan ukhrawi, hendaknya kamu memohon terus-menerus kepada Tuhan supaya Dia menganugerahi kekuatan dan taufik. Tetapi, dalam memohon pertolongan ini jangan hanya sekedar di bibir melainkan hendaknya benar-benar keyakinan itu dihayati, bahwa tiap-tiap berkat itu turunnya dari Langit. Kamu akan benar-benar menjadi orang saleh hanya apabila pada setiap waktu jika kesulitan datang menimpamu, sebelum kamu menata rencana untuk menanggulangi kesulitan itu, kamu menutup pintu kamarmu dahulu lalu merebahkan dirimu di hadapan singgasana Ilahi - meratap di hadapan Dia dan mengungkapkan bahwa kamu dihadapkan kepada suatu kesulitan dan kamu

halaman-28

memohon Karunia-Nya. Maka, niscayalah Rohulkudus akan menolongmu dan dengan jalan gaib. Dia akan membukakan pintu jalan keluar bagimu. Kasihanilah jiwamu dan janganlah mengikuti jejak mereka yang begitu rupa mengandalkan pada usaha-usaha lahiriah sehingga untuk memohon pertolongan Ilahi mereka itu sukar mengucapkan Insya Allah- Jika Allah menghendaki. Semoga Allah Taala membuka matamu hingga kamu tahu bahwa Tuhanmu itu adalah laksana soko guru atau tiang utama segala rencanamu. Kalau soko guru atap rumah jatuh, adakah kasau-kasau dapat bertahan di atas atapnya? Tidak, bahkan pada suatu waktu akan rebah juga, dan boleh jadi dengan jatuhnya bangunan itu akan jatuh beberapa korban. Demikianlah juga halnya rencana-rencana itu tanpa adanya pertolongan Ilahi tidak akan jadi kenyataan. Apabila permintaan bantuan dan permohonan pertolongan dari Dia tidak kamu jadikan pegangan maka kamu tidak akan memperoleh keberhasilan dan kesudahannya kamu akan mati dengan membawa penyesalan yang amat besar.

Janganlah kamu terheran-heran memikirkan bagaimana kaum-kaum yang lain bisa maju, padahal mereka tidak tahu menahu tentang Tuhan-mu Yang Paripurna dan Maha perkasa itu? Jawabannya ialah karena mereka telah meninggalkan Tuhan, dengan demikian mereka telah dihadapkan kepada ujian secara materi. Kadangkala ujian dari Tuhan itu mengambil bentuk demikian: barangsiapa yang meninggalkan Tuhan, hatinya lekat kepada kemabukan serta kelezatan dunia dan mendambakan kemewahan materi maka kepadanya pintu keduniaan dibukakan, tetapi ditilik dari segi pandang agama orang itu miskin dan telanjang

halaman-29

belaka. Akhirnya, ia tenggelam dalam khayalan duniawi dan ia dimasukkan dalam kancah api jahanam yang abadi [4]. Kadangkala ujian itu mengambil bentuk demikian pula: orang semacam itu tetap tidak akan berhasil dalam usahanya menumpuk harta. Tetapi, ujian yang disebut terakhir itu tidaklah seberapa bahayanya dibandingkan dengan ujian yang disebut terdahulu.

Sebab, yang pertama itu menelurkan di dalam diri orang itu suatu perasaan sombong dan tinggi hati. Betapapun juga kedua corak manusia ini tergolong manusia yang dimurkai Tuhan. Karena itu, apabila orang-orang ini tidak mengetahui akan Tuhan yang Hayyul Qayyum - Yang Mahahidup dan Berdiri Sendiri itu, malahan tidak memperdulikan dan membelakangi Dia maka bagaimanakah kesejahteraan yang hakiki akan sampai kepada mereka? Berbahagialah orang yang mengerti akan rahasia ini dan sebaliknya binasalah orang yang tidak mengerti akan rahasia ini.

Demikianlah hendaknya kamu jangan mengikuti jejak para ahli filsafat dunia dan jangan hendaknya menjadi silau matamu dan terpesona oleh ketenaran dan kehormatan mereka, sebab semuanya itu hanyalah bukti kebodohan mereka belaka. Filsafat sejati ialah apa yang diajarkan oleh Tuhan kepadamu di dalam Kitab Suci-Nya. Binasalah orang-orang yang tergila-gila oleh ahli-ahli filsafat duniawi itu dan berbahagialah orang orang yang mencari ilmu filsafat yang sejati di dalam

halaman-30

lembaran-lembaran suci Kitab Allah. Mengapakah kamu mengikuti jejak orang-orang yang bodoh? Apakah kamu hendak berlari-lari di belakang orang buta dengan harapan supaya dia menunjukan jalan bagimu? Wahai, orang yang bodoh! Betapakan dia dapat membimbing kalau dia sendiripun buta. Sesungguhnya filsafat yang sejati itu diraih hanya dengan perantaraan Rohulkudus yang telah dijanjikan kepadamu. Dengan perantaraan Roh itu kamu akan menjangkau ilmu ilmu yang kudus dan orang lain tidak akan meraihnya. Kalau kamu bermohon dengan kesungguhan hati, niscaya kamu akan memperoleh ilmu-ilmu itu dan kemudian kamu akan menyadari bahwa itulah sebenar benarnya ilmu yang memberi kesegaran dan kehidupan baru dan menyampaikan kamu ke puncak menara keyakinan. Bagaimanakah orang yang suka memakan bangkai akan dapat menyuguhkan makanan yang bersih murni? Bagaimanakah orang yang buta akan dapat memperlihatkan sesuatu? Setiap hikmah yang suci datangnya dari Langit. Maka apakah yang dapat kamu cari dari orang-orang duniawi? Orang-orang yang mewarisi hikmah ialah mereka yang rohnya lepas terbang tinggi menjurus ke langit. Bagaimanakah mereka yang tidak mempunyai kepuasan di dalam hati mereka akan dapat memberikan ketentraman batin kepadamu? Akan tetapi, hal yang penting ialah kebersihan hati. Lebih dahulu dan yang utama ialah kelurusan dan kejernihan hati, kemudian sesudah itu kamu baru akan memperoleh segala sesuatu yang kamu inginkan.

halaman-31

PINTU WAHYU TETAP MASIH TERBUKA

Janganlah hendaknya kamu mengira bahwa wahyu Ilahi itu tidak mungkin ada lagi di waktu yang akan datang dan wahyu itu hanya berlaku pada masa yang telah lampau belaka? [5] Janganlah mengira Rohul-kudus tidak dapat turun di masa sekarang dan hal itu hanya berlaku di masa dahulu. Aku berkata dengan sebenar-benarnya bahwa segala pintu dapat tutup, akan tetapi pintu untuk datangnya Rohulkudus itu tidak pernah tutup. Bukalah lebar-lebar segala pintu hati nuranimu untuk membiarkan Rohulkudus masuk.

Wahai, orang-orang yang dungu, bangkitlah! Buka jendela itu agar matahari dengan bebasnya akan menyelinap masuk ke dalam kalbumu.

Kalau pada zaman ini Tuhan tidak menutup jalan anugerah duniawi bagimu malahan melipatgandakan Karunia-Nya, apakah kamu punya sangkaan bahwa Dia telah menutup untukmu pintu-pintu karunia samawi yang justru pada saat ini kamu memerlukannya?

Tidak sama sekali tidak, bahkan Dia telah membukanya selebar-lebarnya. Kini, jikalau Tuhan sesuai dengan apa yang diajarkan di dalam AlFatihah telah membukakan bagimu segala nikmat yang diberikan kepada orang-orang terdahulu, mengapakah

berakhir, sebab agama yang hidup ditandai oleh kelangsungan silsilah wahyu. Agama yang silsilah wahyunya tidak berkelanjutan adalah mati dan Tuhan tidak besertanya.

halaman-32

kamu menolak nikmat-nikmat itu? Timbulkanlah kedahagaan akan sumber mata air itu agar dengan sendirinya air akan membersit keluar. Mulailah kamu menangis bagaikan bayi yang meminta susu supaya air keluar dengan sendirinya dari dada ibu. Buatlah dirimu layak menerima kasih supaya kamu dianugerahi kasih sayang

Perlihatkan kegelisahan agar kamu memperoleh ketentraman hati. Merataplah sepuas-puasnya sampai ada sebuah tangan meraih tanganmu. Sungguh, amat berbahaya jalan menuju Tuhan itu. Tetapi, sesungguhnya mudahlah bagi mereka yang tiada ragu-ragu melompat ke dalam jurang yang ternganga karena bertekad menyongsong maut. Pendeknya, berbahagialah mereka yang berperang melawan nafsu mereka sendiri dan malanglah mereka yang berperang melawan Tuhan demi kemajuan nafsunya dan tidak mengikuti kehendak-Nya. Barangsiapa yang mengabaikan hukum Tuhan untuk memanjakan nafsunya, niscaya tidak akan masuk surga. Karena itu, haruslah sekuat tenaga agar sebuah titikpun atau satu suku-kata pun dari Kitab Suci Alquran tidak menjadi saksi atas kealpaanmu yang menyebabkan kamu ditindak. Sebab, sesungguhnya tiap keburukan biar sebesar zarah layak mendapat hukuman. Waktu sangatlah pendek, sedangkan tugas hidupmu belum lagi selesai. Bergegas-gegaslah melangkahkan kaki karena hari sudah petang dan malam hampir tiba. Apa-apa yang akan kamu persembahkan ke hadapan Tuhan, periksalah berulang-ulang, jangan-jangan ada kekurangan dan menyebabkan kerugian - atau jangan jangan semua itu tak ubahnya hanya kotoran dan barang-barang rombengan yang sekali-kali tak layak dipersembahkan di hadapan singgasana maharaja.

halaman-33

KETINGGIAN ALQURAN

Aku mendengar ada beberapa orang di antaramu yang sama sekali menolak Hadis. Jika hal itu benar, mereka itu sangat keliru. Aku tidak mengajarkan demikian; malah aku mengajarkan, untuk petunjuk bagimu Tuhan telah memberikan kepadamu tiga sarana; pertama, Alquran [6] yang di dalamnya diutarakan Keesaan Tuhan, kebesaran-Nya, dan keagungan-Nya, serta oleh-Nya diputuskan pertentangan pertentangan yang ada diantara kaum Yahudi dan Nasrani, yakni, pertentangan dan kekeliruan faham mengenai syahidnya Nabi Isa ibnu Maryam di atas salib dan bahwa beliau seorang yang terkutuk.

Demikian pula Alquran melarangmu menyembah apapun selain Allah, baik berupa manusia, hewan, matahari, bulan, suatu benda langit lainnya, ataupun sarana-sarana duniawi, dan dirimu sendiri.

Karena itu berhati-hatilah jangan melangkah selangkah pun bertentangan dengan ajaran Tuhan dan petunjuk Alquran. Aku berkata dengan sungguh sungguh bahwa barangsiapa yang mengabaikan sebuah saja dari antara ketujuh ratus perintah Alquran berarti menutup pintu keselamatan baginya dengan tangannya

halaman-34

sendiri. Jalan keselamatan yang hakiki dibuka hanya oleh Alquran, sedangkan semua yang lainnya hanya bayangannya semata. Karena itu, hendaknya mempelajari Alquran dengan seksama dan hendaknya kamu mencintai begitu rupa mendalammya seperti layaknya kamu tidak pernah mencintai apapun sebesar itu. Sebab, sebagaimana Tuhan berfirman kepadaku :

اَلْخَيْرُ كُلُّهُ فِى الْقُرْءَانِ

“Segala macam kebaikan terkandung di dalam Alquran”.

Hal itu benar adanya. Sayang sungguh orang orang yang mengutamakan sesuatu yang lain selain Alquran. Segala sumber keberhasilan serta keselamatan hidupmu terletak di dalam Alquran. Tidak satu pun kebutuhan-kebutuhan rohani bagimu yang tidak terdapat di dalam Alquran. Saksi pada Hari Kiamat yang membenarkan maupun yang menyangkal keimananmu adalah Alquran. Di kolong langit ini tak ada sebuah Kitab pun kecuali Alquran yang dapat memberikan petunjuk secara langsung. Tuhan telah begitu baik hati kepadamu dengan menganugerahkan sebuah Kitab semacam itu, yaitu Alquran. Aku berkata kepadamu dengan sesungguh-sungguhnya, Kitab yang telah dibacakan kepadamu itu seandainya dibacakan kepada kaum Nasrani, mereka tidak akan binasa. Dan nikmat serta petunjuk yang dilimpahkan kepadamu

halaman-35

andaikata diberikan kepada kaum Yahudi sebagai ganti Kitab Taurat, maka banyak daripada firkah-firkah atau aliran-aliran mereka tidak akan memungkiri Hari Kiamat. Karena itu, hargailah nikmat yang dilimpahkan kepadamu ini. Nikmat ini sangat berharga sekali. Nikmat ini merupakan harta pusaka yang besar nilainya. Sekiranya Alquran tidak diturunkan maka dunia ini tak lain layaknya hanya seperti segumpal daging yang menjijikan. Sesungguhnya Alquran itu Kitab yang bila dibandingkan dengan segala sumber petunjuk lainnya, sumber-sumber lainnya itu tidak berarti apa-apa. Kitab Injil dibawa oleh Rohulkudus yang menampakkan diri dalam bentuk seekor burung dara, hewan yang tidak berdaya dan lemah - seekor kucing pun dapat menerkamnya. Oleh karena itulah hari demi hari agama Nasrani kian menjadi lemah dan rohaniyatnya sudah tidak hadir lagi di dalamnya. Akan tetapi, Rohulkudus Alquran menampakkan diri dalam bentuk yang gagah perkasa, wujudnya terbentang dari ufuk ke ufuk dan melingkupi seluruh bumi dan bentangan bumi. Alquran dapat membuat manusia jadi insan suci dalam jangka waktu seminggu. Alquran dapat membuat dirimu seperti para nabi, asalkan kamu secara lahiriah atau pada dasarnya tidak berpaling daripadanya. Selain Alquran, Kitab mana lagi yang semenjak mula mengajarkan kepada pembacanya doa ini.

اِہۡدِ نَا الصِّرَاطَ الۡمُسۡتَقِیۡمَ ۙ صِرَاطَ الَّذِیۡنَ اَنۡعَمۡتَ عَلَیۡہِمۡ ...

halaman-36

“Tuntunlah kami pada jalan yang lurus, jalan orang orang yang telah engkau beri nikmat…”

Maksudnya, tunjukkanlah kepada kamu jalan jalan kenikmatan yang ditunjukkan kepada orang-orang dahulu seperti para Nabi, para Rasul, para Siddiq, para Syuhada, dan para Salihin. Karena itu, julangkanlah tekadmu tinggi-tinggi dan jangan menolak seruan Alquran bilamana ia menghendaki kamu beramal untuk meraih nikmat-nikmat yang telah diberikan kepada orang-orang dahulu. Allah (swt)., pada hakikatnya, cenderung melimpahkan karunia lebih banyak dari itu. Tuhan telah menjadikan ahli waris harta pusaka mereka, baik secara rohani maupun secara jasmani, tetapi sampai hari Kiamat kekayaan-kekayaan itu tidak akan diwariskan kepada umat lain. Tuhan tidak sekali-kali akan memahrumkan kamu dari limpahan nikmat wahyu, ilham mukallimat, dan mukhatibat. Dia akan menyempurnakan terhadapmu semua nikmat yang telah diberikan kepada orang-orang dahulu itu. Akan tetapi barangsiapa yang karena keangkuhannya berdusta tentang Tuhan dengan mengatakan bahwa wahyu Ilahi telah turun kepadanya padahal tidak, atau mengatakan bahwa ia telah mendapat kehormatan menikmati hubungan dengan Tuhan yaitu mukallimat dan mukhatibat padahal tidak, maka aku berkata dengan meminta kesaksian dari Tuhan dan malaikat-malaikat Nya bahwa dia pasti akan binasa; sebab, dia telah berdusta dan kicu menipu terhadap Khaliknya serta memperlihatkan sikap yang lancang lagi gegabah.

halaman-37

KEDUDUKAN SUNNAH

Sarana petunjuk yang kedua bagi kaum muslimin ialah Sunnah, yaitu, amal perbuatan Rasulullah saw, sebagai penjelasan hukum peraturan Alquran yang dituangkan dalam bentuk amalan.

Secara lahiriah tampak di dalam Alquran tidak ada pertelaan mengenai jumlah rakaat tiap-tiap sembahyang wajib yang lima waktu itu; berapa rakaat sembahyang subuh dan sembahyang-sembahyang lainnya. Akan tetapi, Sunnah Rasulullah saw, membuat semuanya jadi jelas. Janganlah kita keliru seolah-olah Sunnah dan Hadis itu sama juga sebab Hadis itu dikumpulkan sesudah seratus limapuluh tahun kemudian, sedangkan Sunnah itu berlaku bersamaan dengan lahirnya Alquran. Umat Islam berhutang budi sangat besar kepada Sunnah sesudah kepada Alquran. Tuhan dan Rasul hanya mempunyai dua macam kewajiban, yaitu, Dia menyampaikan kehendak-kehendak-Nya dengan mengirimkan Alquran sebagai hukum-Nya. Sedang Rasulullah (saw) berkewajiban memberi pengertian dengan sebaik-baiknya kepada umat manusia serta memperagakan firman-firman Ilahi dalam bentuk amal perbuatan. Karena itu, beliau menterjemahkan dalam bentuk perilaku apa-apa yang difirmankan Allah Taala kepada beliau, dan dengan jalan Sunnah beliau memecahkan segala macam persoalan sulit lagi pelik yang dihadapkan kepada umat manusia. Tidaklah tepat

halaman-38

untuk mengatakan bahwa tugas ini telah diserahkan kepada Hadis sebab Islam telah berdiri sebelum Hadis ada. Tidakkah orang-orang sebelum Hadis hadis dihimpun sudah biasa mendirikan sembahyang, membayar zakat, beribadah naik haji, dan mengetahui batas-batas halal dan haram?

halaman-39

KEDUDUKAN HADIS

Sarana petunjuk yang ketiga tentu saja Hadis; sebab, banyak sekali soal-soal yang berhubungan dengan tarikh Islam, akhlak dan fiqih dibentangkan di dalam Hadis; dan faedah Hadis yang besar sekali itu terletak pada kenyataan bahwa Hadis merupakan khadim Quran dan Sunnah. Ada sementara orang yang tidak mengerti akan kedudukan yang hakiki Alquran. Mereka mengatakan bahwa kedudukkan Hadis merupakan hakim bagi Alquran sebagaimana kaum Yahudi mempunyai anggapan berkenaan dengan Hadis-hadis mereka. Akan tetapi, kita memandang Hadis sebagai khadim Alquran dan Sunnah; dan dengan kehadiran khadim-khadim kebesaran seorang majikan kian meningkat. Alquran adalah firman Allah (swt). dan Sunnah adalah amal perbuatan Rasulullah (saw), sedangkan Hadis itu bagi Sunnah merupakan saksi yang menguatkan. Salah sekali jika dikatakan - nau’zubillah - bahwa Hadis bertindak sebagai hakim bagi Alquran. Apabila harus ada hakim bagi Alquran maka hakim itu Alquran sendiri.

Hadis, yang dalam suatu hal mengandung unsur perkiraan (dhon) di dalamnya, tidak dapat diberi kedudukan lebih tinggi, hanyabolehlah dianggap sebagai saksi penguat. Alquran dan Sunnah telah melakukan semua tugasnya yang hakiki, dan Hadis tidak lebih dari hanya memberikan kesaksian-kesaksian tambahan. Bagaimanakah Hadis itu dapat berkedudukan sebagai hakim untuk Alquran? Alquran dan Sunnah memberi

halaman-40

bimbingan ketika apa yang dinamakan Hadis belum ada. Karena itu, janganlah sekali-kali mengatakan Hadis menghakimi Alquran bahkan katakanlah Hadis merupakan saksi penguat bagi Alquran dan Sunnah. Memang, Sunnah tiada syak lagi adalah sesuatu yang menjabarkan kehendak Alquran ke dalam bentuk kenyataan dan Sunnah itu jalan, tempat Rasulullah (saw) telah membimbing para sahabat dengan memperlihatkan teladan amal perbuatan. Sunnah bukanlah sesuatu yang tercantum dalam kitab-kitab seratus atau seratus lima puluh tahun kemudian. Hal demikian adalah Hadis namanya. Sedangkan Sunnah adalah contoh amal perbuatan yang semenjak mula-mula terus-menerus dihidupkan dan dihayati oleh ribuan umat muslimin yang patuh. Walaupun di dalam Hadis pun ada sebagian besar yang berunsur dhon (perkiraan) tetapi jika tidak bertentangan dengan Alquran dan Sunnah, Hadis itu dapat diterima sebagai penunjang Alquran dan Sunnah, serta di dalamnya terdapat perbendaharaan yang berlimpah-limpah mengenai masalah-masalah Keislaman. Karena itu kalau tidak menghargai Hadis berarti seakan-akan memenggal satu anggota tubuh Islam. Tetapi, sudah barang tentu, jika ada sebuah Hadis yang bertentangan dengan Quran dan Sunnah serta bertentangan dengan Hadis, atau bertentangan dengan Sahih Bukhari, maka Hadis semacam itu tidak patut di terima, sebab kalau Hadis itu diterima akan berarti menolak Alquran dan menolak semua hadis yang cocok dengan Alquran. Aku maklum, tidak ada

halaman-41

seorang pun diantara orang-orang yang saleh akan berani mempercayai Hadis yang berlawanan dengan Alquran, Sunnah dan Hadis-hadis yang cocok dengan Alquran. Betapa juapun, hargailah Hadis dan ambillah faedahnya; sebab, sumbernya adalah Rasulullah (saw), dan selama Alquran dan Sunnah tidak mendustakannya kamu pun jangan hendaknya mendustakan. Malahan kendaknya kamu menaati Hadis demikian rupa sehingga tak ada kegiatanmu, istirahatmu, tingkah-lakumu, dan berhenti kamu dari suatu pekerjaan tidak dibenarkan oleh Hadis. Tetapi, apabila ada sebuah Hadis yang bertentangan dengan apa yang telah diterangkan di dalam Alquran, kamu harus mempergunakan akalmu dengan memperbandingkannya, sebab, barangkali pertentangan itu adalah disebabkan oleh kekeliruanmu belaka. Dan, apabila pertentangan itu tidak dapat kamu pecahkan maka buanglah Hadis semacam itu karena Hadis tersebut bukan dari Rasulullah (saw) Dan, apabila ada sebuah Hadis yang dhoif (lemah) tetapi mempunyai kecocokan dengan Alquran maka terimalah hadis itu sebab Alquran membenarkannya.

halaman-42

BATU UJIAN UNTUK SAHIH TIDAKNYA HADIS YANG MENGANDUNG NUBUATAN

Tetapi, kalau ada sebuah Hadis yang mengandung nubuatan atau khabar gaib dan para muhadis menganggapnya sebagai dhoif, sedang di zamanmu atau di zaman sebelum kamu, nubuatan yang terkandung dalam Hadis itu sudah menjadi kenyataan, maka anggaplah Hadis itu benar, dan semua muhadis dan para perawi yang menetapkan Hadis itu dhoif dan mauzu’ (dibuat-buat) semacam itu harus dianggap keliru dan dusta. Jumlah Hadis-hadis yang mengandung nubuatan ada beratus-ratus banyaknya dan banyak pula di antara Hadis-hadis tersebut oleh para muhadis dianggap majruh (kurang sempurna), atau mauzu’ (dibuat-buat), atau dhoif. Karena itu apabila salah satu dari Hadis-hadis ini menjadi kenyataan dan kamu mencoba mengelakkan dengan mengatakan Hadis itu dhoif atau salah satu perawinya tidak mutadayyin - tidak menjalankan peraturan-peraturan agama maka dalam hal demikian kamu menunjukkan kehampaan iman kerena dengan itu kamu menolak Hadis yang kebenarannya telah dibuktikan oleh Tuhan. Sekarang, perkirakanlah ada sejumlah seribu Hadis semacam itu yang menurut pandangan para muhadis sebagai Hadis-hadis yang dhoiftetapiseribunubuatan yangterkandung di dalam Hadis-hadis itu ternyata terbukti maka apakah kamu juga akan menetapkan semua Hadis itu dhoif dan menyia nyiakan keseribu buah bukti itu? Karena itu, dalam keadaan

halaman-43

demikian kamu akan menjadi seteru Islam dan Allah Taala berfirman:

...فَلَا یُظۡہِرُ عَلٰی غَیۡبِہٖۤ اَحَدًا ﴿ۙ۲۷﴾ اِلَّا مَنِ ارۡتَضٰی مِنۡ رَّسُوۡلٍ ...

“Maka Dia (Allah) tidak akan menerangkan kegaiban Nya kepada seseorang kecuali kepada seseorang rasul yang diridhai-Nya”. (QS Jin [72]: 27-28)

Karena itu, terhadap siapakah khabar gaib atau nubuatan yang benar itu dapat dinisbahkan kecuali kepada seorang yang benar? Apakah pada ketika semacam itu tidak menyalahi kesadaran iman dengan mengatakan bahwa muhadisnya salah? Munasabahkah atau pada tempatnyakah kita mengatakan dalam membenarkan suatu Hadis yang dhoif atas kesaksian peristiwa yang sebenarnya Tuhan sendiri telah keliru? Jikalau ada Hadis yang dhoif tetapi tidak bertentangan dengan Alquran, Sunnah, dan Hadis-hadis lainnya yang sepakat dengan Alquran, hendaknya kamu mengamalkan Hadis-hadis tersebut. Akan tetapi, kamu hendaknya berhati-hati dalam mengikuti Hadis-hadis itu sebab ada fakta bahwa banyak Hadis yang mauzu’ah - yang dibuat-buat dan menimbulkan kericuhan di dalam tubuh agama Islam. Tiap-tiap firqah atau aliran berpegang pada Hadis yang sesuai dengan akidah masing-masing sehingga dalam perkara sembahyang - yang begitu jelas dan tetap (mutawatir) - disebabkan oleh perselisihan antar Hadis, sembahyang yang dilakukan umum

halaman-44

dengan cara berlainan. Ada yang menyebut “Amin’ dengan suara nyaring, ada yang mengucapkannya di dalam hati. Ada yang membaca Fatihah bersama sama dengan imam, ada pula yang menganggap bahwa pembacaan itu akan mengacaukan sembahyangnya. Ada yang melipat kedua tangannya di atas dada, sedangkan yang lainnya meletakkan di atas pusarnya. Lantaran yang sesungguhnya dari perbedaan ini terletak dalam Hadis-hadis, dan hal ini cocok dengan firman Ilahi:

...کُلُّ حِزۡبٍۭ بِمَا لَدَیۡہِمۡ فَرِحُوۡنَ ﴿۵۴﴾

“Tiap-tiap golongan merasa senang dengan apa yang ada di tangannya.”

halaman-45

KEBEBASAN DARI DOSA TERLETAK PADA KEYAKINAN YANG SEMPURNA

Wahai, pencari-pencari Tuhan, bukalah telingamu dan dengarkanlah! Sesungguhnya keyakinan adalah sesuatu yang luar biasa. Keyakinan melepaskanmu dari cengkraman dosa.

Keyakinan yang membuatmu jadi seorang pecinta Tuhan yang sejati. Adakah kamu dapat melepaskan diri dari cengkraman dosa tanpa keyakinan yang sempurna? Adakah kamu dapat mengadakan suatu perubahan sejati dalam dirimu? Dapatkah kamu memperoleh suatu kebahagiaan yang hakiki tanpa keyakinan yang sempurna? Adakah di bawah bentangan langit ini ada suatu cara penebusan dosa atau fidyah yang dapat menghindarkanmu dari dosa? Dapatkah darah Isa anak Maryam melepaskanmu dari dosa-dosa? Hai, orang orang Kristen, janganlah berdusta semacam itu sehingga akan dapat menghancur-luluhkan seluruh bumi ini. Nabi Isa sendiri mengandalkan keselamatannya kepada keyakinannya. Dan beliau telah berkeyakinan yang sempurna, dengan demikian beliau selamat. Alangkah malangnya orang-orang Kristen yang menipu orang orang dengan mengatakan bahwa mereka telah lepas dari dosa-dosa berkat Nabi Isa (as), padahal dari atas kepala sampai ke kaki mereka tenggelam dalam dosa. Mereka tidak tahu sama sekali Tuhan mereka itu siapa sebenarnya. Bahkan kehidupan mereka penuh dengan

halaman-46

kelalaian; dalam kepalanya bercokol kemabukan karena pengaruh minuman keras. akan tetapi, mereka sama sekali tidak tahu-menahu tentang kemabukan yang suci karena pengaruh dari Langit dan mereka jauh dari kehidupan yang direstui Tuhan serta mereka tidak beruntung menikmati buah kehidupan yang suci. Oleh karena itu, ingatlah baik-baik, tanpa keyakinan yang sempurna kamu tidak dapat keluar dari kehidupan yang gelap-gulita, demikian pula kamu tak akan mendapatkan Rohulkudus. Berbahagialah mereka yang berkeyakinan dengan sempurna sebab mereka itulah yang beruntung melihat seri wajah Tuhan. Berbahagialah mereka yang telah diselamatkan dari bahaya kewaswasan sebab merekalah yang diselamatkan dari dosa. Berbahagialah kamu karena ketika Khasanah Keyakinan itu dianugerahkan kepadamu pada saat itu berakhirlah petualangan dosamu. Dosa dan keyakinan tidak berkumpul di satu tempat. Apakah kamu akan memasukan tanganmu ke dalam sebuah lubang yang di dalamnya kamu lihat sendiri ada seekor ular yang amat berbisa? Adakah kamu dapat berdiri di suatu tempat batu-batu berjatuhan dimuntahkan gunung berapi dari lubang kepundannya, atau tempat itu menjadi sasaran halilintar yang menyerbu dari langit? Adakah kamu dapat tinggal di suatu tempat, sewaktu-waktu singa buas akan menyerang atau ta’un berjangkit yang bisa membinasakan umat manusia? Maka, apabila kamu yakin akan bahaya ular, halilintar, singa dan ta’un, tidaklah mungkin kamu akan berbuat kebalikannya

halaman-47

yaitu tidak mentaati dan menempuh jalan yang akibatnya kamu akan medapat hukuman atau kamu mau memutuskan tali keikhlasan dan kesetiaan yang menghubungkan kamu dengan Tuhan-mu.

Wahai, semua orang yang diseru kepada kebaikan dan kebenaran, peganglah keyakinan itu dengan sungguh-sungguh; sebab, apabila hatimu telah bersimbah penuh oleh keyakinan yang sempurna, di saat itu barulah akan timbul tarikan dari Tuhan dan kamu akan bersih dari kekotoran dosa. Mungkin kamu akan berkata bahwa kamu sudah memiliki keyakinan. Namun, ingatlah, perasaan ini hanya tipuan terhadap dirimu sendiri. Keyakinan itu sekali-kali belum kamu miliki, sebab kamu belum memenuhi syarat-syarat yang dikehendaki. Sebab, kamu belum menghindarkan diri dari dosa. Kamu belum lagi melangkahkan kaki sebagaimana seharusnya kamu melangkah. Kamu tidak takut akan dosa sebagaimana seharusnya. Pikirlah olehmu, orang yang merasa yakin bahwa di dalam sebuah lubang tertentu ada seekor ular, tentu saja ia tidak akan sekali-kali mencoba memasukkan tangannya ke dalam lubang itu. Orang yang merasa yakin di dalam makanannya terdapat racun, ia sekali kali tidak akan memakan makanan itu. Orang yang dengan matanya sendiri melihat didalam sebuah hutan belantara tertentu hidup ratusan singa buas, ia tidak akan sekali-kali berani memasuki hutan itu tanpa berhati hati. Maka betapakah tanganmu, kakimu, telingamu, dan matamu akan berani berbuat dosa jikalau kamu

halaman-48

yakin seyakin-yakinnya akan adanya wujud Tuhan dan adanya siksaan dan ganjaran dari Tuhan atas amal perbuatanmu di dunia ini. Betapakah kamu hendak menjatuhkan dirimu ke dalam api yang berkobar-kobar sedang kamu mengetahui api itu bisa menghanguskan dan melalap setiap benda hingga jadi abu. Senantiasa ingatlah hendaknya, dinding-dinding Keyakinan itu menjulang tinggi sampai ke Langit sehingga syaitan pun tidak dapat memanjat dinding itu.

Barangsiapa yang telah menyucikan dirinya, sesungguhnya telah disucikan oleh keyakinannya. Keyakinan memberi satu daya untuk menanggung derita dan kesukaran sehingga seorang raja rela untuk turun tahta dan menjalani hidup sebagai seorang fakir. Keyakinan mempermudah segala kesukaran. Keyakinan memungkinkan manusia melihat wajah Tuhan. Segala gagasan tentang penebusan dosa melalui pengorbanan wujud lain itu palsu adanya sebab setiap kesucian itu menjelma dari dasar keyakinan. Satu-satunya yang menyampaikan manusia kepada Tuhan - sehingga derajat yang dicapai manusia dalam hal keikhlasan, kemantapan, dan kegigihannya dapat melampaui derajat malaikat - adalah keyakinan. Segala agama yang tidak mengemukakan jalan-jalan guna memperoleh keyakinan adalah agama palsu. Segala agama yang tidak dapat menampakkan Tuhan melalui keyakinan adalah palsu. Segala agama yang ajarannya hanya berisikan dongengan dan hikayat-hikayat lama belaka, selain itu tidak ada apa-apanya adalah palsu.

halaman-49

JANGANLAH PUAS DENGAN KISAH-KISAH

Tuhan sampai kini berwujud seperti keadaan-Nya di masa dahulu. Kodratnya masih tetap berlaku seperti dahulu. Dia masih terus memperlihatkan Tanda tanda-Nya seperti dahulu. Oleh karena itu, mengapakah kamu merasa puas dengan mendengarkan kisah-kisah saja? Agama yang memiliki mukjizat-mukjizat dan nubuatan nubuatan yang dijalin dalam bentuk cerita purbakala, agama itu bukan agama yang hidup. Jemaat yang terhadapnya Tuhan tidak turun, dan tidak memberikan keyakinan bahwa tangan Tuhan akan turun untuk mendatangkan kesucian, Jemaat itu mati. Seperti halnya manusia secara jasmani tertarik oleh Tuhan demi yakin bahwa kenikmatan yang ada di dalamnya jauh lebih besar lagi. Keindahan-Nya membuatnya demikian rupa terpesonanya sehingga ia memandang segala benda sebagai barang yang bermutu rendah belaka. Manusia bebas dari dosa hanya apabila ia yakin akan adanya Tuhan dan akan adanya ganjaran dan hukuman dari Tuhan. Kejahilan itu akar kelancangan berbuat dosa. Barangsiapa yang mengambil bagian dari makrifat Ilahi ia tidak akan luput dari ketakutan terhadap Allah. Apabila seorang pemilik rumah mengetahui banjir besar akan melanda rumahnya atau di sekitar rumahnya api kebakaran sedang berkobar, ia akan tetap diam di dalam rumahnya. Maka, bagaimanakah kamu berani tinggal dalam keadaanmu yang berbahaya sesudah kamu yakin akan adanya Tuhan dan akan adanya hukuman dan ganjaran dari Tuhan atas amal-perbuatanmu? Oleh

halaman-50

karena itu, bukalah matamu dan pelajarilah Hukum Tuhan yang berlaku di atas permukaan bumi ini. Janganlah berolah seperti seekor tikus yang inginnya menyuruk-nyuruk ke tempat kerendahan, melainkan jadilah burung merpati yang gemar melayang-layang terbang bebas di angkasa raya. Sesudah kamu baiat dengan niat hendak bertobat, janganlah kemudian melanjutkan petualangan dosamu. Janganlah kamu bersifat seperti seekor ular yang sekalipun telah berganti kulit namun tetap ia seekor ular juga. Ingatlah selalu akan maut yang dari detik ke detik menghampirimu walaupun kamu tidak menyadarinya. Berusahalah membersihkan jiwamu sebab manusia dapat meraih kesucian jiwa hanya apabila ia sendiri menjadi suci.

halaman-51

JALAN UNTUK MEMPEROLEH KESUCIAN IALAH DENGAN MELAKUKAN SEMBAHYANG

Tetapi, soal yang penting ialah bagaimanakah kamu memperoleh nikmat itu? Soal itu dijawab oleh Allah (swt). di dalam Alquran :

وَ اسۡتَعِیۡنُوۡا بِالصَّبۡرِ وَ الصَّلٰوۃِ ؕ ...

“Mintalah pertolongan dari Tuhan dengan bersabar dan shalat.”

Apakah shalat dan sembahyang itu? Shalat adalah doa yang dialamatkan kepada Allah (swt). dengan segala kerendahan hati dan dengan penuh kesadaran akan Kesucian-Nya, Kepujian-Nya, dan Kekudusan-Nya dibarengi oleh hasrat yang besar dari seorang abdi Tuhan itu untuk memohon pengampunan Tuhan dan menarik berkat dari Rasulullah (saw) Oleh karena itu, apabila kamu berdiri untuk menjalankan sembahyang, janganlah seperti laku orang jahil yang membatasi doa doanya pada ucapan-ucapan dalam bahasa Arab yang sudah ditetapkan, sebab, dengan demikian sembahyang dan istighfarnya tidak lebih dari hanya sekedar basa-basi belaka yang tidak ada hakikat di dalamnya. Melainkan hendaknya apabila kamu mendirikan sembahyang, selain doa-doa yang terdapat di dalam Alquran yang merupakan firman Ilahi dan doa-doa yang ada dalam

halaman-52

Hadis-hadis yang merupakan sabda-sabda Rasulullah (saw), panjatkanlah doa-doa dalam bahasamu sendiri dengan penuh kerendahan hati sehingga di dalam hatimu meninggalkan segores kesan yang mendalam. Di dalam sembahyang terkandung obat penawar kesulitan kesulitan yang mendatang. Kamu tidak tahu bagaimana takdir akan menjelangmu keesokan hari setiap fajar baru akan menyingsing. Karena itu, sebelum sang kencana surya mengumandangkan hari telah siang, berkeluh kesahlah kamu di haribaan Tuhanmu dan mohonlah agar hari itu melimpahkan kesentosaan dan keberkatan kepadamu.

halaman-53

WAHAI PARA HARTAWAN

Wahai, para hartawan, para raja dan para jutawan! Di antara Anda sekalian sedikit sekali yang takut kepada Allah dan jujur dalam menapakkan kaki di atas jalan-Nya.

Kebanyakan hati mereka lebih tertarik oleh pesona kemewahan harta dunia dan kemudian mereka asik berkecimpung dalam segala kehidupan yang menggiurkan itu - tidak ingat akan kedatangan maut. Setiap hartawan yang tidak melakukan sembahyang dan mengabaikan wujud Tuhan akan menanggung dosa pelayan-pelayan dan anak-anak semangnya. Setiap hartawan yang minum minuman keras akan menanggung dosa orang-orang bawahannya yang ikut serta menikmati minuman keras. Wahai, orang yang arif bijaksana! Dunia ini tidak akan ada untuk selamanya. Hindarilah semua barang yang memabukkan. Tidak hanya minuman keras seperti anggur, bir, wiski, dan sebangsanya yang memabukkan itu melainkan juga candu, ganja, mariyuana, morfin, toddy [7] dan tarri. Segala macam barang pemabuk yang membuat orangjadi ketagihan itu sangat memberi dampak buruk kepada otak manusia dan kesudahannya membinasakan orang yang memakannya. Oleh karena itu, selamatkanlah dirimu! Kami tidak mengerti mengapa kalian mempergunakan

halaman-54

barang-barang yang karena kenahasannya itu setiap tahun ribuan orang serupa kalian sirna dari muka bumi ini. [8] Sedangkan hukuman yang menanti di akhirat kelak itu lain lagi. Jadilah kalian orang-orang yang menjauhi hal-hal yang buruk agar umurmu bertambah panjang dan memperoleh keberkatan dari Allah (swt). Menikmati kemewahan hidup yang melewati ambang batas adalah suatu kehidupan terlaknat; sebab, hal itu di luar batas budi pekerti, tidak berhati dan tidak berjantung, mengabaikan rasa kasih terhadap duka nestapa sesama makhluk. Setiap hartawan akan diminta pertanggung jawaban atas kewajiban-kewajibannya terhadap Tuhan dan terhadap sesamanya seperti akan diminta dari orang-orang fakir miskin, bahkan tekanannya lebih berat dari mereka ini. Alangkah malangnya nasib orang yang mengandalkan kehidupan yang sesingkat ini

halaman-55

lalu membuang muka dari Allah dan mempergunakan barang-barang sial yang baginya halal belaka itu; dalam keadaan marah ia bagaikan orang gila dan tak segan-segan mencaci-maki orang lain, melukai atau membunuh orang lain. Dalam keadaan bergeloranya syahwat ia bertingkah laku jauh dari rasa malu sampai batas puncaknya. Oleh karena itu, ia tidak akan sempat mengenal kesejahteraan yang hakiki.

Wahai, anak-anakku sayang! Kamu sekalian tinggal di persada bumi ini hanya sebentar dan itupun sebagian besar telah kamu lewatkan. Oleh karena itu, janganlah membangkitkan amarah Tuhan. Seorang penguasa duniawi apabila marah terhadapmu dapat membinasakan kamu. Oleh karena itu, pikirlah olehmu dalam-dalam, bagaimanakah kamu bisa menyelamatkan diri dari kemurkaan Tuhan? Apabila pada pemandangan Allah kamu seorang yang mutaki, tiada seorangpun dapat membinasakanmu, bahkan Dia sendiri akan memberi perlindungan terhadapmu dan musuh yang selalu mengintai jiwamu tidak akan menundukkanmu. Kalau tidak demikian keadaanmu, tidak ada yang melindungi nyawamu dan kamu akan terus-menerus dibayangi oleh rasa ketakutan dari musuh atau dalam keadaan kamu ditimpa satu kesusahan, kamu senantiasa hidup dalam kegelisahan, dan hari-hari terakhir dalam hayatmu akan berlalu penuh dengan duka-cita dan penyesalan-penyesalan. Tuhan akan melindungi mereka yang menyandarkan diri pada-Nya. Oleh karena itu,

halaman-56

datanglah kepada Tuhan dan tinggalkanlah segala hal yang bertentangan dengan kehendak-Nya dan jangan lalai dari menunaikan kewajiban terhadap-Nya. Janganlah hendaknya kamu menganiaya makhluk Nya dengan ucapan-ucapan mulutmu dan perbuatan perbuatan tanganmu. Takutilah selalu kemurkaan dari Langit sebab sikap yang demikian merupakan jalan untuk meraih Keselamatan.

halaman-57

WAHAI, PARA ULAMA …!

Wahai, para ulama Islam! Janganlah Anda tergesa-gesa mencap diriku pendusta sebab banyak sekali rahasia yang orang-orang tidak dapat memahaminya dengan segera. Janganlah cepat cepat menolak sesuatu, sesaat Anda mendengarnya sebab sikap semacam itu tidak sejalan dengan jiwa ketakwaan. Sekiranya tidak terdapat kesalahan-kesalahan pada diri Anda dan sekiranya Anda tidak memutar-balikkan beberapa Hadis - bertentangan dengan maksud yang sebenarnya - niscaya kedatangan Masih Yang Dijanjikan sebagai Hakim itu tidak akan berguna. Selain itu, menurut kepercayaan Anda sekalian, Masih ibnu Maryam akan turun dari langit untuk mengemban tugas yaitu beliau bersama-sama Imam Mahdi melancarkan perang untuk mengislamkan orang orang dengan jalan kekerasan. Di manakah ada tertulis di dalam Alquranul Karim bahwa untuk kepentingan agama tindakan kekerasan dibenarkan? Malahan Allah Taala di dalam Alquranul Karim berfirman :

لَاۤ اِکۡرَاہَ فِی الدِّیۡنِ ۟ۙ...

“Tidak ada paksaan di dalam urusan agama.”

Lalu, darimanakah Masih ibnu Maryam mendapat hak menggunakan kekerasan guna memasukkan orang-orang ke dalam Islam? Seluruh isi Alquran jelas

halaman-58

menyatakan bahwa dalam urusan agama tidak ada paksaan.

Mengenai hal ini jelas, apabila Rasulullah (saw) mengangkat senjata, yaitu berperang, beliau berbuat demikian bukanlah untuk menyebarkan agama melainkan : (1) sebagai tindak hukuman yang setimpal terhadap mereka yang telah membunuh sejumlah besar orang muslimin dan telah mengusir banyak orang muslimin lainnya dari kampung halaman mereka. Kita baca di dalam Alquranul Karim Allah Taala berfirman:

اُذِنَ لِلَّذِیۡنَ یُقٰتَلُوۡنَ بِاَنَّہُمۡ ظُلِمُوۡا ؕ وَ اِنَّ اللّٰہَ عَلٰی نَصۡرِہِمۡ لَقَدِیۡرُ

“Izin telah diberikan kepada mereka yang diperangi sebab mereka telah dianiaya dan sesungguhnya, Allah mempunyai kekuasaan menolong mereka.” (QS Al-Hajj [22]: 40)

Atau, (2) peperangan ini bersifat mempertahankan diri terhadap mereka yang berusaha mati-matian untuk menghancur-leburkan Islam. Atau, (3) mereka berjuang untuk memperoleh kebebasan dan kemerdekaan. Selain peperangan-peperangan yang dilancarkan demi ketiga maksud dan tujuan tersebut di atas, Rasulullah (saw), dan para Khulafaur Rasyidin tidak pernah melancarkan peperangan dengan maksud yang lain. Pada hakikatnya,

halaman-59

sebelum mengangkat senjata dalam usaha membela diri, Islam telah memikul segala bentuk kezaliman dengan sabar dan tawakal; ihwal itu tak ada tara bandingannya di dalam sejarah umat lain. Maka bagaimanakah corak Masih dan Mahdi yang melaksanakan tugas dengan menghunus pedang terhadap lawannya semenjak menjalankan tugas mereka?

halaman-60

(halaman kosong)

halaman-61

AKHIRULKALAM

Semua nasihat yang kutulis ini kumaksudkan agar warga Jemaatku mudah-mudahan maju dalam ketakwaan dan semoga mereka menyelarasi keadaan ketika kemurkaan Tuhan yang sedang melanda bumi ini tidak akan menjamah mereka. Setiap orang dapat mengatakan cinta kepada Allah namun orang yang benar-benar mencintai Allah ialah dia yang kecintaannya dibuktikan oleh kesaksian dari Langit. Setiap orang dapat mengatakan agamanya benar namun andaikata agamanya sungguh benar seperti dikatakannya, niscaya dia akan memperoleh Nur (Cahaya) dari Langit di dunia ini juga. Oleh karena itu, berusahalah agar kamu diselamatkan dari segala kesusahan. Setiap orang yang mengaku dirinya masuk dalam golongan orang yang telah baiat kepadaku, bagi mereka waktunya telah tiba untuk menunjukan kesediaan mereka berkhidmat kepada Jemaat dengan kekayaan mereka. Sebab, di samping kita harus membuka terus dapur umum (Langgar Khana) yang tentunya memerlukan biaya, juga banyak lagi pengeluaran untuk menggiatkan penyebaran agama. Ratusan tamu datang (ke Qadian, peny.) akan tetapi karena kekurangan fasilitas maka untuk para tamu itu belum dapat disediakan rumah tamu yang layak. Untuk perluasan mesjidpun memerlukan biaya.

Wahai, anak-anakku sayang! Inilah waktunya untuk mengkhidmati agama serta untuk mensukseskan tujuan-tujuan agama. Anggaplah kesempatan ini

halaman-62

sebagai harta pusaka yang tidak akan kamu peroleh dua kali. Selaku pengikut Nabi (Rasulullah (saw), peny.) yang begitu agung lagi mulia itu, mengapa pula kamu patah semangat? Perlihatkanlah teladan yang bahkan para malaikat di langit pun kagum akan kekuatanmu berpegang teguh pada kebenaran dan mereka kagum akan kebersihan hatimu sehingga mereka membaca selawat bagimu.

Dengan ini aku sudahi wejanganku dan aku berdoa mudah-mudahan ajaranku ini berguna bagimu serta mudah-mudahan di dalam hati nuranimu timbul suatu perubahan yang menjadikan kamu laksana bintang bintang di cakrawala, menerangi alam buana dengan Cahaya yang kamu peroleh dari Khalikmu. Amin!

Catatan Kaki

  1. Karangan ini ditulis ketika di negeri India, pada tahun 1902, sedang di landa wabah pes, yang membinasakan beribu-ribu jiwa manusia (peny.) 

  2. Semua orang Yahudi, berdasarkan sejarahnya, berpendapat bahwa Isa (as), telah bangkit pada permulaan abad ke empat belas sesudah Musa (as) 

  3. Para pakar Kristen mengemukakan pendapat yang serupa dengan ini. 

  4. Masih Mau’ud menjelaskan di tempat lain, bahwa perkataan ‘abadi’ di sini berarti jangka waktu yang lama sekali (Peny.) 

  5. Syariat berakhir pada Kitab Suci Alquran, akan tetapi wahyu tidaklah 

  6. Petunjuk jalan kedua adalah Sunnah, yakni yang diperagakan lewat amal perbuatan Rasullulah (saw), sebagai suri teladan, seperti bagaimana caranya harus bersembahyang, puasa, dan lain-lain. Yang ketiga ialah Hadis, yang merupakan himpunan sabda Rasulullah (saw) 

  7. toddy, bahasa ilmiahnya adalah Borassus Flabefliker (peny.) 

  8. Betapa orang-orang Eropa telah dicemarkan akhlak mereka oleh minuman keras, sebabnya ialah, karena Nabi Isa (as), dahulu biasa minum minuman keras. Entah karena terpaksa oleh suatu penyakit atau karena peninggalan adat yang lama. Akan tetapi, wahai, kaum muslimin! Nabimu Baginda Nabi Muhammad (saw), bersih lagi maksum dari segala barang yang memabukkan, malahan maksum dari segala perbuatan yang tercela. Bila kamu menamakan diri orang muslim, maka hendak mengikuti jejak siapakah jika bukan jejak beliau? Alquran tidak menganggap seperti Injil bahwa minuman arak itu barang halal. Kemudian, atas dasar tulisan apakah kamu menganggapnya halal? Apakah kamu menduga tidak akan mati? (peny.)